Selain Mengontrol Eksposure, Aperture juga berperan sebagai pengatur ruang kedalaman fokus atau DOF pada hasil foto kita, dan setiap efek DOF yang berbeda, akan menghasilkan Nuansa atau Mood yang berbeda juga pada hasil foto kita nantinya. Saat kita menggunakan Mode Pemotretan A atau Av ini, artinya kita hanya perlu menentukan sendiri berapa angka Aperture yang akan kita gunakan saat memotret, sementara setingan angka Shutter Speed, akan diatur sendiri oleh kamera kita secara otomatis.

Saat kita ingin memotret sesuatu yang bergerak cepat atau action, kita bisa menggunakan mode pemotretan S pada kamera Nikon dan disebut dengan Tv pada kamera Canon, tapi sebelumnya, kita harus pahami terlebih dahulu, apa efek yang akan terjadi apabila kita salah dalam menentukan berapa angka Shutter Speed yang harus kita gunakan saat memotret.

Pada video tutorial ini, team Chitose Gallery membagikan penjelasan yang lebih dalam lagi tentang Shutter Speed, dimana selain mengontrol Eksposure, Shutter Speed juga berhubungan langsung dengan yang namanya Motion atau gerakan. Dengan benar-benar memahami fungsi dari Shutter Speed pada kamera kita, maka kita akan bisa menghasilkan sebuah karya fotografi yang menakjubkan.

Pada video tutorial kali ini, team Chitose Gallery membagikan penjelasan detail tentang apa yang dimaksud dengan Segitiga Eksposure dalam fotografi digital. Segitiga eksposure adalah hal yang paling mendasar yang harus dipahami saat kita ingin mempelajari tentang ilmu fotografi. Segitiga eksposure terdiri dari Aperture, Shutter Speed dan ISO, dan ketiganya saling berhubungan satu sama lain. Ketiga element ini harus kita seimbangkan, agar kita bisa mendapatkan eksposure yang baik pada foto yang akan direkam oleh kamera kita nantinya.